Tugas Akhir

Hubungan Perilaku Masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Puskesmas I Denpasar Selatan dan Puskesmas I Denpasar Timur

Tesis

Abstrak

Oleh : Dwi Jata

Email : dwijata11@ymail.com

Fakultas / Jurusan : Pasca Sarjana / S2 Ilmu Lingkungan

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang menimbulkan masalah kesehatan di Indonesia dan sering menimbulkan kejadian luar biasa dengan kematian besar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan perilaku masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk dan faktor lingkungan dengan kejadian DBD di Puskesmas I Denpasar Selatan dan Puskesmas I Denpasar Timur. Rancangan penelitian yang dipergunakan adalah observational, cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 KK. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsi sampling. Hasil analisis variabel lingkungan yang berhubungan dengan kejadian DBD di Puskesmas I Denpasar Selatan adalah kepadatan penghuni (p=0,02), mobilitas (p=0,01), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,04). Puskesmas I Denpasar Timur mobilitas (p=0,00), genangan air (p=0,00), keberadaan kontainer air terbuka (p= 0,03), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,00). Pengetahuan, sikap dan tindakan di Puskesmas I Denpasar Selatan dan Puskesmas I Denpasar Timur secara statistik berhubungan dengan kejadian DBD. Kesimpulan hasil penelitian di Puskesmas I Denpasar Selatan dan Puskesmas I Denpasar Timur. yaitu mobilitas, kebiasaan menggantung pakaian, keberadaan jentik, pengetahuan, sikap dan tindakan ada hubungan dengan kejadian DBD, sedangkan genangan air, keberadaan kontainer air yang terbuka dan kepadatan penghuni tidak ada hubungan dengan kejadian DBD. Puskesmas perlu meningkatkan promosi kesehatan, kualitas PSN, Dinas kesehatan perlu mendukung puskesmas dalam penetapan kebijakan yang diperlukan.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3